Kebiasaan yang Dapat Memicu Turunnya Ketersediaan ASI

  • 3 September 2019
  • 68 views
Kebiasaan yang Dapat Memicu Turunnya Ketersediaan ASI Kebiasaan yang Dapat Memicu Turunnya Ketersediaan ASI

Air susu ibu (ASI) sangat dibutuhkan oleh bayi khususnya pada enam bulan pertama sejak kelahiran. Bahkan, pada masa itu, bayi hanya membutuhkan ASI tanpa tambahan apapun termasuk air mineral.

Oleh karena itu, para ibu perlu mengetahui faktor apa saja yang dapat memicu ketersediaan suplai ASI berkurang atau bahkan habis. Pengetahuan ini tentunya dibutuhkan demi menjaga si kecil mengkonsumesi ASI eksklusif.

a. Pola dan jenis konsumsi

Dalam sejumlah riset ditemukan, turunnya produksi ASI disebabkan oleh kebiasaan si ibu itu sendiri. Contonya, pola makan si ibu yang tidak mendukung produksi ASI.

Ibu-ibu sering kali begadang lantaran menyusui anaknya. Ini wajar. Hanya saja, ketika kebiasaan begadang yang tidak diikuti dengan asupan makanan dan cairan yang cukup, hal ini akan berakibat pada turunnya produksi ASI. Oleh karena itu, si ibu wajib menjaga pola makan agar asupan gizi dan cairan dalam tubuhnya senantiasa tercukupi.

Ibu-ibu juga perlu mengingat bahwa makanan dan cairan yang dikonsumsi harus sehat. Minuman alkohol, contohnya, dapat menurunkan produksi ASI dan mengubah rasanya sehingga tidak diminati oleh bayi. Dampak selanjutnya, bayi mengalami keterlambatan pertumbuhan.

Adapun soda, kopi, teh, coklat, atau minuman berkafein lainnya umumnya aman untuk dikonsumsi. Namun, bila dikonsumsi secara berlebihan, hal ini juga dapat membuat produksi ASI menurun. Tidak hanya bagi ibu, konsumsi kafein berlebihan juga bisa memengaruhi kesehatan si kecil.

b. Konsumsi obat-obatan

Kebiasaan lain yang perlu dihindari ialah konsumsi obat-obatan. Beberapa jenis obat, baik obat resep dokter maupun bukan, dapat mengganggu hormon oksitosin yang mengatur produksi ASI.

Di antara jenis obat itu ialah obat alergi dan flu. Oleh sebab itu, ibu menyusui yang sedang memerlukan obat harus menyampaikan kepada dokter bahwa dirinya sedang menyusui.

Pil KB termasuk jenis obat yang perlu dihindari. Ini karena pil KB mengandung hormon estrogen yang dapat menurunkan produksi ASI. Seperti obat lainnya, ibu menyusui sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengkonsumsi pil KB.

Selain obat-obatan, konsumsi rempah-rempah atau herbal secara berlebihan dapat mengakibatkan turunnya produksi
ASI. Contoh herbal atau rempah-rempah yang dimaksud ialah peterseli, oregano dan daun mint. Oleh karena itu, para ibu menyusui dianjurkan berkonsultasi dengan dokter sebelum mengkonsumsinya.

c. Gagal mengelola emosi

Masalah atau tekanan hidup terkadang datang menghampiri setiap orang, termasuk ibu menyusui.

Jika gagal mengelola emosinya dalam menghadapi beban hidup, sang ibu bakal mengalami stres. Jika ini terjadi, produksi ASI bakal menurun.

Dengan demikian, menghindari segala hal yang memicu stres dapat menjaga psikologi dan fisik sang ibu tetap sehat termasuk ketersediaan ASI. Sang ibu, contonya, dapat menyampaikan masalahnya ke orang terdekat seperti suami.

Dengan cara mencari solusi bersama orang-orang terpercaya, sang ibu diharapkan dapat melewati masa-masa yang dapat rentan memicu stres.

Konten Terkait