Mempersiapkan ASI Perah Agar Tidak Rusak

  • 16 September 2019
  • 27 views
Mempersiapkan ASI Perah Agar Tidak Rusak Mempersiapkan ASI Perah Agar Tidak Rusak

Air susu ibu adalah asupan segar, cairan hidup dan mengandung banyak anti-oksidan, anti-bakteri, prebiotik, probiotik dan bahan-bahan lain yang bermanfaat bagi sistem imunitas ditambah kandungan gizinya. Jika ASI diperah lalu disimpan untuk beberapa waktu, sejumlah kandungan di atas memang akan berubah. Meski demikian, hasil temuan riset menyimpulkan, ASI perah atau ASIP masih tergolong asupan yang sangat baik dan aman bagi bayi.

ASIP sangat penting bagi ibu menyusui, khususnya yang sibuk bekerja di luar rumah. Jika disimpan dengan baik dan tertata rapi, kualitas kandungan ASI pascadiperah tetap terjaga.

Hal pertama yang perlu diperhatikan dalam mempersiapakan ASIP ialah wadahnya. ASIP dapat disimpan dalam beberapa tipe tempat. Setiap tipe tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan.

Contohnya, plastik penyimpanan ASIP. Wadah ini banyak didapatkan di toko meskipun relatif mahal. Karena berbahan plastik, wadah ini tidak ramah dengan lingkungan.

Pada sisi positifnya, wadah ini sangat cocok digunakan saat bepergian. Oleh sebab itu, jika memang menginginkan wadah seperti ini, pembeli perlu memperhatikan tipe plastik yang aman bagi bayi.

Selain plastik, ada pula wadah botol kaca. Tempat ini justru lebih murah, bisa digunakan berulang kali, mudah dibersihkan dan ramah lingkungan. Dalam botol kaca, tidak akan ada zat yang ikut berubah lantaran panas.

Ada banyak lagi tipe wadah lainnya. Setelah menentukan wadah dan memerah ASI, ASIP disimpan dalam wadah penyimpanan yang sesuai pilihan. Hindari menyimpan hingga penuh sehingga ada ruang untuk udara. Dengan demikian, ASIP yang dibekukan dan memui tidak akan membuat penutup wadah penyimpanan terbuka.

Tips kedua, semua wadah penyimpanan perlu diberi label nama anak, tanggal dan jika perlu jam kapan ibu memerah. Usahakan menyimpan ASIP dalam satu kemasan sesuai dengan ukuran bayi minum sehingga tidak tersisa. Biasanya, bayi mengkonsumi ASIP sebanyak 60-120 mililiter per sekali minum.

Khusus terkait suhu, seorang ibu perlu memperhatikan tips agar ASIP tidak mudah rusak. Ibu harus berupaya agar suhu ASIP tidak mengalami perubahan drastis.

Untuk mengatasi itu, ASIP yang telah diperah dibiarkan dalam suhu ruangan 3-5 menit. ASIP dari suhu ruangan bisa dimasukkan ke dalam kulkas.

Setelah beberapa jam, ASIP bisa dipindakan dari kulkas biasa ke freezer. Jika ingin mencairkan, langkahnya tinggal dibalik. Pindahkan ASIP beku dari freezer ke tempatnya semula selama 12-24 jam.

Dari kulas, ASIP dapat dipindahkan ke suhu ruangan sekitar satu jam. Setelah itu, mulai dihangatkan ketika hendak diberikan kepada bayi.

Sebaiknya tidak mencapur ASIP dari hasil perahan yang berbeda waktunya kecuali suhunya sudah lama dan jaraknya tidak terlalu jauh. Perbedaan suhu dalam ASIP yang dicampurkan bisa membuat ASIP mudah basi.