Mengintip Komposisi Kompleks Kandungan ASI

  • 16 September 2019
  • 135 views
Mengintip Komposisi Kompleks Kandungan ASI Mengintip Komposisi Kompleks Kandungan ASI

Mungkin masih ada yang penasaran, apa sih kandungan air susu ibu sehingga ASI menjadi konsumsi utama bagi bayi? Mengapa karunia Tuhan melalui tubuh seorang ibu itu tak dapat tergantikan dengan susu bubuk buatan manusia?

Sejumlah penelitian menemukan, setidaknya ada 200 unsur pokok dalam kandungan ASI. Di antaranya, zat putih telur, lemak, kabohidrat, vitamin, miniral, faktor pertumbuhan, hormon, enzim, zat kekebalan dan sel darah putih.

Semua zat ini terkandung dalam ASI secara proporsional dan seimbang. Cairan hidup yang memiliki keseimbangan biokimia inilah yang tidak dapat ditiru oleh produk manusia manapun hingga masa kini.

Menurut beberapa riset, air susu mamalia atau makhluk menyusui telah disesuaikan secara alamiah dengan kebutuhan untuk tumbuh kembang secara khusus bagi bayi masing-masing spesies. Kesesuian itu dimulai dari komposisi kandungan air susu, lokasi, jumlah puting susu, hingga frekuensi menyusui. Semua itu diciptakan untuk mengoptimalkan kelangsungan hidup dan tumbuh kembang turunan mamalia.

ASI manusia merupakan salah satu ASI yang terencer. Sedemikian sehingga sang bayi begitu suka menyusu pada ibunya dengan frekuensi lebih sering dibandingkan spesies lainnya.

Jika diurai detail manfaat dari setiap kandungan ASI, tentu akan menghabiskan banyak tempat. Namun sebut saja, misalnya, protein dalam ASI manusia, yang berupa whey dan kasein. Kedua jenis protein ini lebih tinggi dibanding protein pada susu formula.

Sementara kadar lemak pada ASI berfungsi untuk pertumbuhan otak. ASI kaya akan lemak omega 3 dan omega 6. ASI juga mengandung asam lemak jenuh dan tak jenuh yang seimbang dibanding susu sapi.

Adapun kandungan vitamin dan mineralnya juga sangat kaya. Vitamin E dalam ASI berfungsi untuk ketahanan sel darah merah. Vitamin A untuk kekebalan tubuh dan pertumbuhan si kecil.

Terdapat pula vitamin yang larut dalam air seperti vitamin B, C, dan asam folat yang berfungsi untuk perkembangan otak dan daya tahan tubuh. Untuk kandungan mineralnya, antara lain kalsium yang berfungsi untuk perkembangan tulang dan otot, serta mengandung zinc untuk membantu metabolisme.

Mungkin ada juga yang bertanya, mengapa bayi cukup mengkonsumi ASI selama enam bulan tanpa perlu penambahan asupan dari luar ASI termasuk air minum? Karena ASI telah mengandung mengandung 87,5 persen air. Oleh sebab itu, bayi tak perlu minum air luar ASI selama periode enam bulan pertama kecuali dalam kondisi medis tertentu, seperti harus minum obat.

Lalu apakah setiap ibu memiliki komposisi ASI yang sama pada tubuh mereka? Tetap berbeda satu dengan lainnya. Sedemikian canggihnya komposisinya, ASI dari ibu yang melahirkan prematur berbeda dengan komposisi ASI yang melahirkan bayi cukup bulan. Walaupun keduanya melahirkan dalam waktu yang sama.